3. Hilangnya nafsu makan.
4. Kelelahan yang intens.
5. Kurang semangat untuk merawat bayi.
6. Produksi ASI yang terbatas.
BACA JUGA:Kehilangan Nafsu Makan Padahal Sebelumnya Doyan Makan? Ternyata 7 Faktor Ini Jadi Penyebabnya!
Namun, penting untuk diingat bahwa gejala Baby Blues ini biasanya akan mereda dengan sendirinya dalam waktu sekitar dua minggu.
Namun, jika gejala berlangsung lebih lama atau semakin parah, mungkin itu adalah tanda bahwa seorang ibu mengalami depresi pasca melahirkan yang lebih serius.
Depresi Pasca Melahirkan: Ketika Baby Blues Menjadi Lebih Serius
Depresi pasca melahirkan adalah kondisi ketika perasaan sedih, putus asa, dan kecemasan menjadi lebih parah dibandingkan dengan Baby Blues.
Sekitar satu dari tujuh wanita yang melahirkan mengalami depresi pasca melahirkan. Ini berbeda dengan Baby Blues, yang bisa mereda dengan sendirinya.
BACA JUGA:Sebaiknya Kamu Hindari 3 Hal Ini Sebelum Tidur!
Depresi pasca melahirkan tidak dapat dicegah sepenuhnya, namun, dengan deteksi dini dan pengelolaan yang tepat, risikonya dapat diminimalkan.
Dengan mengikuti kunjungan rutin pasca melahirkan dan berbicara terbuka dengan dokter, ibu dapat menerima dukungan yang diperlukan.
Cara Mengatasi Baby Blues dan Depresi Pasca Melahirkan
Ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengatasi perasaan tidak enak setelah melahirkan:
1. Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental: Ini termasuk menjaga pola makan yang seimbang, mendapatkan istirahat yang cukup, dan mengurangi stres. Aktivitas fisik ringan ketika tubuh sudah mulai pulih juga dapat membantu.