LEBONG, radarlebong.disway.id - Tingginya angka kasus pesetubuhan yang menimpa anak dibawah umur di wilayah Kabupaten Lebong, patut menjadi perhatian serius dari semua pihak untuk melakukan upaya pencegahan.
Buktinya sepanjang tahun 2022 ini sudah terdapat beberapa kasus persetubuhan yang sudah menimpa anak dibawah umur. Menariknya tingginya kasus persetubuhan yang sudah menimpa anak bawah umur ini, Dinas DP3APPKB Lebong mengaku tidak memiliki anggaran untuk melakukan kegiatan sosialisasi upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. BACA JUGA:Tempo Sebulan, Polres Lebong Berhasil Ungkap 5 Kasus Kriminal Plt. Kepala DP3APPKB Lebong, Jafri, S.Sos melalui Kabid Pencegahan dan Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak, Miftahlul Janna, SE mengaku baru tercatat 3 kasus persetubuhan yang telah menimpa anak bawah umur. Itupun berdasarkan kasus yang dilaporkan pihak keluarga korban kepada pihaknya. "Kalau untuk jumlah kasus persetubuhan yang menimpa anak bawah umur sesuai dengan yang dilaporkan pihak keluarga korban ada 3 kasus. 1 kasus warga Kecamatan Lebong Selatan, 1 kasus Kecamatan Topos serta 1 kasus Kecamatan Rimbo Pengadang," katanya. Menurutnya, kasus persetubuhan yang menimpa anak dibawah umur di Kabupaten Lebong lebih dari 3 kasus. Hanya saja, setiap kasus yang terjadi pihak keluarga korban ataupun korban tidak memberikan laporan kepada pihaknya, melainkan melapor langsung derngan PPA Satreskrim Polres Lebong. BACA JUGA:Kodim 0409 RL Garap 5 Hektare Lahan Tidur Jadi Lahan Produktif "Mungkin saja lebih dari tiga kasus, karena tidak banyak yang melaporakan kepada kami. Meski demikian setiap kasus yang kami ketahui selalu turun memberikan pendampingan kepada korban, termasuk juga siap mendampingi saat diminta oleh pihak PPA Polres Lebong maupun Kejaksaan Negeri," ujarnya. Selain itu, dirinya juga mengaku bahwa sepanjang tahun 2022 ini, pihaknya belum sama sekali melakukan kegiatan sosialisasi kepada masyuarakat, terkait upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Bukan tanpa alasan, namun karena tidak memiliki anggaran untuk melakukan kegiatan sosialisasi tersebut. "Kami belum ada melakukan kegiatan sosialisasi pencegahan kekeraasan terhadap perempuan dan anak, karena memang tidak ada anggaran untuk kegiatan tersebut," pungkasnya.Nihil Anggaran Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak
Jumat 15-07-2022,14:05 WIB
Reporter : Adrian Roseple
Editor : Reni Apriani
Kategori :
Terkait
Jumat 22-03-2024,09:06 WIB
Menko Polhukam Dukung Sosialisasi Pers Berwawasan Kebangsaan
Selasa 17-10-2023,16:00 WIB
Satgas PPA Desa dan Kelurahan di Lebong Jangan Makan Gaji Buta, Tapi Diberdayakan
Rabu 20-09-2023,23:09 WIB
Perizinan Berbasis OSS Beri Kemudahan dan Kenyamanan bagi Investor
Rabu 30-08-2023,15:02 WIB
Cegah Kriminalisasi Wartawan, Polres Lebong Ikuti Sosialisasi MoU Dewan Pers dan Polri
Rabu 16-08-2023,14:51 WIB
Pernikahan Dini Marak, Kemenag Lebong Beri Sosialisasi dan Edukasi kepada Remaja Usia Sekolah
Terpopuler
Sabtu 14-02-2026,10:04 WIB
Harga Emas Hari Ini 14 Februari 2026 Turun: Update PT Antam, UBS & Galeri 24 Kompak Anjlok
Sabtu 14-02-2026,10:46 WIB
EMAS LANGKA & RUGI 20 TRILIUN: Apakah Beli Emas Digital Aman di 2026?
Sabtu 14-02-2026,13:30 WIB
Ramalan Shio 2026: 6 Shio Paling Beruntung dan Kaya Mulai 14 Februari
Sabtu 14-02-2026,12:14 WIB
Peta Kekuatan MotoGP 2026 di Sepang: Dominasi Ducati, Kebangkitan Honda, dan Tantangan Berat Yamaha
Sabtu 14-02-2026,18:30 WIB
FARIZON Supervan EV: Van Listrik 83 kWh, ADAS Lengkap, Bukan Lawan HiAce
Terkini
Sabtu 14-02-2026,19:00 WIB
Yamaha Aerox Turbo 2026 Warna Silver Resmi Meluncur, Harga Rp39 Juta dengan Fitur Turbo dan ABS
Sabtu 14-02-2026,18:30 WIB
FARIZON Supervan EV: Van Listrik 83 kWh, ADAS Lengkap, Bukan Lawan HiAce
Sabtu 14-02-2026,18:00 WIB
Kia PV5 2026: Review Lengkap Van Listrik Serbaguna, Tembus 1.300 Liter dan Fast Charging 150 kW
Sabtu 14-02-2026,17:21 WIB
Selama Bulan Ramadhan 1447 H, Jam Pelajaran di Sekolah Dikurangi 10 Menit
Sabtu 14-02-2026,17:17 WIB