Magang ke Jepang, Kemenaker Beri Angin Segar, Ini Dia

Selasa 28-06-2022,05:06 WIB
Reporter : radarlebong.com
Editor : radarlebong.com

JAKARTA, radarlebong.com - Peluang magang ke Jepang yang hingga saat ini masih dibuka oleh Pemerintah Kabupaten Lebong. 

Menjadi kesempatan baik bagi pencari kerja, untuk ikut program magang yang dicanangkan dari Kementerian Tenaga Kerja.

Apalagi, saat ini Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tengah berusaha guna meningkatkan jumlah peserta program pemagangan ke Jepang.

Kendatipun, pemenuhan peserta magang juga harus diimbangi dengan kompetensi, keterampilan kerja agar sesuai kebutuhan industri di negeri Sakura tersebut. 

Dirjen Binalavotas Kemnaker Budi Hartawan menegaskan hal tersebut saat mendampingi kunjungan kerja Komisi IX DPR dan melakukan dialog dengan Asosiasi Penyelenggara Pemagangan Luar Negeri (AP2LN) di Tokyo, Jepang.

 BACA JUGA:Kartu Prakerja Gelombang 34 Dibuka Sejak Kemarin , Mau Tau Syaratnya, Cek Disini...

"Peluang magang di Jepang ini menjadi momentum baik bagi Kemnaker untuk terus mendorong berbagai upaya peningkatan kompetensi SDM Indonesia," ujar Dirjen Binalavotas Kemnaker Budi Hartawan melalui keterangan yang diterima, Senin (27/6).

Dirjen Budi menjelaskan, program pemagangan merupakan bagian dari pelatihan kerja. Untuk itu, pemagangan ke luar negeri seperti ke Jepang harus diniati sebagai belajar dan berlatih. 

Peserta pemagangan harus menguasai sisi keilmuan maupun etos kerja dan produktivitasnya. 

"Sesungguhnya pelatihan kerja dengan pola pemagangan luar negeri dimaksudkan sebagai upaya peningkatan kemampuan SDM kita mendekati standar kompetensi industri multinasional agar nantinya mampu bersaing di pasar kerja global," ujar Dirjen Budi.

Menurutnya, setelah selesai mengikuti program magang dan kembali ke negara masing-masing, tenaga kerja magang dapat mempraktikkan pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajarinya. 

Dirjen Budi Hartawan mengungkapkan sejak 1993 hingga saat ini, pemerintah Indonesia telah memberangkatkan peserta pemagangan ke Jepang kurang lebih 94.348 peserta. 

"Saat ini sekitar 13.699 orang masih mengikuti pemagangan di Jepang, " sebutnya. 

Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris menambahkan kunker ke Jepang mengikutsertakan Kemnaker dan BPJS Ketenagakerjaan karena merupakan lembaga yang berkewajiban menciptakan lapangan kerja dan perlindungan bagi pekerja. 

Charles menegaskan angkatan kerja produktif yang meningkat harus disertai dengan keahlian dan keterampilan dalam memenuhi kebutuhan kerja di zaman milenial saat ini. 

"Jepang sebagai negara yang terkenal dengan etos kerja dan teknologi terbaik dapat dijadikan mitra untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia, " kata politikus PDI Perjuangan tersebut. (***)

Artikel ini telah tayang dengan judul

"Kabar Gembira dari Kemnaker, Peluang Magang ke Jepang Terus Diperbanyak",

https://www.jpnn.com/news/kabar-gembira-dari-kemnaker-peluang-magang-ke-jepang-terus-diperbanyak?

 

Kategori :