Puskesmas Temukan 3 Kasus Obesitas Anak, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Senin 21-02-2022,12:33 WIB
Editor : Radar Lebong

LEBONG, radarlebong.com - Pasca ditemukan, 3 kasus obesitas pada anak dalam wilayah Puskesmas Sukau Datang. Tentunya, ibu-ibu sedari dini harus bisa mengenali ciri-ciri dan cara mengatasinya pada anak. Dimana, penyakit tersebut terjadi karena berat badan yang berlebihan. Hal tersebut dibenarkan Kepala Puskesmas, Saiyudi, S.Kep mengaku bahwa pasien telah ditangani dengan baik oleh pihaknya dengan rutin memberikan makanan seimbang. "Obesitas ini juga sudah termasuk penyakit gizi juga, 3 kasus ini tercatat pada pertengahan Januari lalu yang sudah kita tangani dengan baik dengan memberikan makanan seimbang," katanya. Lebih jauh, dijelaskannya, pemberian makanan seimbang bertujuan untuk menurunkan berat badan anak yang berlebihan. Untuk mencegahnya pada anak para orang tua harus memperhatikan makanan yang diberikan kepada buah hatinya ketika masih balita. "Tentunya agar masyarakat bisa mengantisipasi kasus ini, para orang tua harus paham terhadap pemberian makanan seimbang terhadap anak, sehingga kondisi gizi anak bisa terus terjaga dengan memberikan makanan yang bervitamin seperti roti dan susu," jelasnya. Tak hanya itu, upaya lainnya yang kerap dilakukan oleh pihaknya yakni melalui kegiatan posyandu, untuk mengetahui perkembangan kesehatan anak dan ibu hamil. "Tujuan utama kegiatan posyandu yang kerap kita lakukan itu, tujuannya untuk mengetahui perkembangan kesehatan anak dan ibu hamil. Sehingga berat badan pada anak bisa diketahui," pungkasnya. Dilansir dari alodokter.com Obesitas merupakan kondisi yang ditandai dengan berat badan berlebih akibat penumpukan lemak di dalam tubuh. Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga bisa terkena obesitas. Jika tidak terkontrol, obesitas bisa meningkatkan risiko anak terkena berbagai penyakit, seperti diabetes, kolesterol tinggi, dan hipertensi. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2018, diperkirakan sekitar 18–19% anak berusia 5–12 tahun di Indonesia memiliki berat badan berlebih dan 11% anak di usia tersebut menderita obesitas. Namun, tidak semua anak yang memiliki berat badan berlebih dapat dianggap obesitas. Untuk menentukan anak obesitas, diperlukan pemeriksaan indeks massa tubuh (IMT) yang dihitung berdasarkan berat dan tinggi badan.(dap)

Tags :
Kategori :

Terkait