PASANG IKLAN ONLINE AGUSTUS

Prabowo Tegaskan TNI Harus Utamakan Prestasi, Bukan Sekadar Senioritas

Prabowo Tegaskan TNI Harus Utamakan Prestasi, Bukan Sekadar Senioritas

ilustrasi -foto :jpnn.com-

RADARLEBONG.ID-Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang hebat merupakan TNI yang mengutamakan prestasi, bukan sekadar senioritas. Menurutnya, sistem berbasis prestasi diperlukan agar kekuatan militer Indonesia semakin kokoh.

Prabowo juga mengingatkan agar sistem di tubuh TNI tidak dibangun berdasarkan loyalitas yang sempit, termasuk dengan hanya mengutamakan salah satu angkatan.

"Sekali lagi saya tekankan, TNI yang hebat adalah TNI yang mengutamakan prestasi. Sistem yang berlaku di TNI harus sistem prestasi, bukan sekadar senioritas," kata Prabowo.

Presiden Prabowo menyampaikan hal tersebut dalam amanatnya pada upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Jakarta, Senin (4/10).

BACA JUGA:Pemerintah Siapkan Dana Bencana Rp5 Triliun, BNPB Pegang Cadangan Rp500 Miliar

Prabowo Minta TNI Perkuat Sinergi

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga meminta seluruh prajurit TNI mampu bekerja sama dan membangun sinergi dengan kementerian, lembaga, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Sinergi tersebut, kata Prabowo, juga harus mencakup kerja sama dengan para gubernur, bupati, camat, kepala desa hingga kepala suku.

Prabowo berharap kekuatan dan kemampuan TNI dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program pemerintah. Mantan Danjen Kopassus tersebut juga meminta TNI turut membantu mengatasi berbagai kesulitan nyata yang dihadapi masyarakat.

TNI Diminta Adaptif Hadapi Perkembangan Zaman

Prabowo menekankan pentingnya TNI untuk terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. TNI diharapkan menjadi kekuatan yang profesional, responsif, modern, inovatif dan adaptif.

Presiden juga menegaskan bahwa penguasaan teknologi menjadi hal penting bagi TNI saat ini. Menurut Prabowo, ancaman terhadap bangsa Indonesia tidak lagi hanya berbentuk serangan fisik.

Indonesia, lanjutnya, mulai menghadapi berbagai ancaman melalui serangan siber, disinformasi dan berita bohong. Selain itu, penyelundupan kekayaan negara juga disebut sebagai salah satu ancaman terhadap kedaulatan Indonesia.

HUT Ke-81 TNI Bertema TNI Kuat Bersama Rakyat

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: