Truk ODOL Masih Menghantui Jalan Raya, Pemerintah Kejar Target Zero ODOL 2027
Truk ODOL Masih Menghantui Jalan Raya, Pemerintah Kejar Target Zero ODOL 2027-foto :jpnn.com-
RADARLEBONG.ID- Bayang-bayang truk berukuran raksasa dengan muatan menggunung masih jadi pemandangan karib, sekaligus menakutkan di jalan-jalan antarprovinsi. Persoalan Over Dimension Over Loading (ODOL) bukan lagi sekadar pelanggaran aturan. Ini soal keselamatan nyawa.
Pemerintah menargetkan jalanan Indonesia bersih dari truk ODOL pada 2027 mendatang. Pendekatannya kini tak lagi sebatas menilang sopir di pinggir jalan, melainkan membenahi masalah dari akarnya: dari pabrik perakitan hingga tempat barang dimuat.
Kasubdit Uji Kendaraan Bermotor Kementerian Perhubungan, Heri Prabowo, menegaskan bahwa perubahan membutuhkan kerja keroyokan. Rantai pasok barang harus dibenahi bersama.
"Kami terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak, mulai dari kementerian, asosiasi, hingga pemilik armada angkutan. Semua harus berjalan beriringan agar target Zero ODOL bisa terwujud," ujar Heri di Jakarta.
BACA JUGA:Penutupan Bandara Soekarno-Hatta Diperpanjang hingga Pukul 18.00 WIB, 624 Penerbangan Terdampak
Selama ini, beban berat kerap ditimpulkan begitu saja kepada pengemudi di jalan. Padahal, keputusan menambah ukuran karoseri dan menumpuk barang melampaui kapasitas lahir jauh sebelum truk mulai melaju.
Oleh karena itu, fokus pemerintah kini bergeser ke area hulu. Ketentuan dimensi kendaraan ditertibkan sejak dari bengkel pembuatannya.
Di saat yang sama, pemilik barang dan perusahaan angkutan diajak ikut bertanggung jawab atas tonase yang diangkut.
Pengawasan juga mulai mengandalkan teknologi. Lewat integrasi data dan pemanfaatan sistem kamera pemantau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Hub, pelanggaran ukuran dan muatan dapat terdeteksi lebih dini.
Langkah preventif itu diharapkan bisa memutus rantai pelanggaran sejak kendaraan disiapkan di gudang. Dengan begitu, jalan raya bisa kembali menjadi ruang yang aman bagi siapa saja yang melintas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
