PASANG IKLAN ONLINE AGUSTUS

Pagar SMPN 9 Lebong Rusak Pasca Banjir, Belum Diperbaiki

Pagar SMPN 9 Lebong Rusak Pasca Banjir, Belum Diperbaiki

Pagar SMPN 9 Lebong yang rusak pascabanjir belum juga diperbaiki-foto :carles/radarlebong-

LEBONG.RADARLEBONG.ID – Bencana banjir yang melanda Kabupaten Lebong beberapa waktu lalu menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga dan fasilitas umum. Salah satu fasilitas pendidikan yang terdampak adalah SMP Negeri 9 Lebong, dengan tembok pagar sekolah sepanjang kurang lebih 10 meter ambruk akibat diterjang banjir.

Meski pihak sekolah telah mengajukan usulan perbaikan kepada pemerintah daerah, namun hingga kini pembangunan kembali pagar yang rusak tersebut belum juga direalisasikan.

Kepala Sekolah Rispaninala, S.Pd.I., M.Pd. melalui Wakil Kepala SMPN 9 Lebong, Maradona Kardeko, S.Pd., mengatakan bahwa pihak sekolah langsung melaporkan kerusakan tersebut kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lebong setelah bencana terjadi.

"Tembok yang roboh akibat banjir ini sudah kami usulkan ke Dinas Dikbud. Bahkan sesaat setelah banjir, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah turun langsung ke lokasi," ujar Maradona saat diwawancarai Radar Lebong.

BACA JUGA:Golongan Darah O dan B Habis, RSUD Lebong Minta Donor

Maradona menjelaskan, setelah peninjauan dari BPBD, kondisi sekolah juga mendapat perhatian dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bengkulu yang melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

"BPBD turun pascabencana, sedangkan dari BPMP Provinsi Bengkulu baru turun dalam dua bulan terakhir ini untuk melihat kondisi tembok sekolah kami yang ambruk," jelasnya.

Selain merobohkan pagar sekolah, banjir juga mengakibatkan kerusakan terhadap berbagai aset pendidikan. Sekitar 1.000 eksemplar buku pelajaran serta sejumlah peralatan elektronik milik sekolah dilaporkan rusak akibat terendam air.

Hingga saat ini, pihak sekolah masih menunggu tindak lanjut atas usulan perbaikan yang telah disampaikan kepada instansi terkait.

"Laporan dan usulan perbaikan sudah disampaikan, namun kami belum mendapat informasi mengenai realisasi pembangunannya. Yang jelas, kami dari pihak sekolah sangat berharap ada perbaikan pagar yang rusak ini demi keamanan dan kenyamanan," pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: