Daftar Peserta OSN 2026 Tanpa Nama Lebong, Disdikbud: Diduga Terkendala Sistem
Daftar Peserta OSN 2026 Tanpa Nama Lebong, Disdikbud: Diduga Terkendala Sistem-foto :amri rakhmatullah/radarlebong-
LEBONG.RADARLEBONG.ID – Berdasarkan daftar peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026, Kabupaten LEBONG tercatat sebagai satu-satunya daerah di Provinsi Bengkulu yang tidak mengirimkan peserta atau belum tercantum sebagai peserta pada ajang bergengsi tingkat nasional tersebut.
Sementara itu, sembilan kabupaten dan satu kota lainnya dipastikan mengikutsertakan siswa terbaiknya untuk bersaing pada OSN yang akan digelar pada Juli 2026.
Kondisi tersebut menjadi sorotan terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Lebong, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lebong.
Pasalnya, tidak adanya nama peserta dari Lebong dalam daftar peserta OSN memunculkan anggapan bahwa pembinaan akademik terhadap pelajar di daerah tersebut belum berjalan optimal.
BACA JUGA:Lolos Seleksi, Desa Bioa Putiak Siap Harumkan Nama Lebong di Ajang Desa Antikorupsi
Diketahui, setiap tahun terdapat tiga ajang kompetisi bergengsi bagi pelajar yang diselenggarakan secara nasional, yakni Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), dan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lebong, Fahrurrozi, S.Sos., M.Si., mengklaim persoalan itu diduga terjadi akibat kesalahan sistem, bukan karena kelalaian panitia daerah.
Ia menjelaskan, pelajar dari Kabupaten Lebong sebelumnya telah mengikuti seleksi OSN untuk cabang Matematika, IPA, dan IPS. Namun, berdasarkan hasil pengumuman yang diterima, nama peserta dari Kabupaten Lebong belum tercantum. Setelah dikonfirmasi kepada panitia, diduga hal tersebut disebabkan adanya gangguan pada server di tingkat pusat sehingga hasilnya belum keluar.
“Yang belum keluar bukan Kabupaten Lebong saja, namun Kabupaten Rejang lebong dan Kabupaten Seluma juga belum keluar ada total 13 Kabupaten Kota yang belum keluar," ungkapnya.
Menurutnya, pihak Disdikbud saat ini masih menunggu konfirmasi lebih lanjut terkait hasil pengumuman tersebut. Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut diduga bukan disebabkan oleh daerah yang tidak mengirimkan peserta, melainkan karena kendala pada sistem pusat.
“Kami masih berusaha mengkomfirmasi ke tingkat pusat," katanya.
Selain itu, Fahrurrozi menyampaikan bahwa Kabupaten Lebong tetap mengirimkan 18 pelajar untuk mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), yang terdiri dari delapan siswa tingkat SD dan 10 siswa tingkat SMP. Saat ini para peserta tersebut tengah mengikuti kompetisi tingkat Provinsi Bengkulu.
“Untuk O2SN kita optimis bisa ikut di tingkat Nasional,” singkatnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
