Waspadai 3 Jenis Kerusakan Mobil Akibat Banjir
Tips Mobil Aman Saat Lewati Banjir-tangkapan layar -
RADARLEBONG.ID - Musim hujan tentu seiring dengan potensi banjir yang menjadi momok bagi setiap pengendara, dimana kerugian yang ditimbulkan tidak hanya kelumpuhan pada jalur transportasi namun termasuk juga kerusakan mobil pribadi akibat terendam genangan air.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan datang lebih awal dibandingkan normalnya.
BMKG menjelaskan bahwa perkiraan awal musim hujan di Indonesia akan terjadi di bulan September hingga November 2022 kemudian perkiraan puncak musim penghujan terjadi di bulan Desember 2022 dan Januari 2023.
Sebagai pemilik kendaraan yang terendam banjir, kamu masih dapat memperbaiki kerusakan mobil, tapi biaya perbaikannya tidak sedikit.
BACA JUGA:Honda Vario 160 Tampil Makin Ganas, Mesin eSP+ Responsif
Untuk itu, saat banjir kamu perlu berhati-hati dan mengetahui kemungkinan kerusakan mobil apa saja yang dapat terjadi pada kendaraanmu.
Berikut 3 jenis kerusakan mobil akibat banjir.
1. Kerusakan Mesin
Kerusakan mobil yang umum terjadi akibat banjir adalah Water Hammer. Water Hammer adalah keadaan di mana ruang bakar terkontaminasi air sehingga menyebabkan piston berlubang atau bengkok, hal ini disebabkan karena piston tidak dapat mengkompresi air. Biasanya hal ini paling sering dialami mobil yang nekat menerobos banjir atau menghidupkan mobil secara paksa saat keadaan terendam. Jika kendaraan terendam banjir mencapai setinggi kap mesin, sebaiknya jangan menyalakan kendaraan karena hal tersebut akan menyebabkan kerusakan mobil parah seperti korsleting atau kerusakan lain pada komponen elektrikal mobil.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
