PASANG IKLAN ONLINE AGUSTUS

Bocoran iPhone Lipat Pertama: Apple Kabarnya Hanya Sediakan Pilihan Warna Terbatas

Bocoran iPhone Lipat Pertama: Apple Kabarnya Hanya Sediakan Pilihan Warna Terbatas

Bocoran iPhone Lipat Pertama: Apple Kabarnya Hanya Sediakan Pilihan Warna Terbatas-foto :jpnn.com-

RADARLEBONG.ID-Apple dikabarkan akan meluncurkan ponsel lipat pertama mereka, yakni iPhone Ultra pada September 2026 mendatang. Namun, menjelang debut publiknya sejumlah bocoran mengenai ponsel tersebut mulai terungkap. Salah satunya warna yang akan ditawarkan.

Dilansir dari Macrumors pada Senin (1/6) waktu setempat, kehadiran smartphone tersebut terungkap pertama kali melalui pembocor teknologi asal China yang dikenal dengan nama Ice Universe.

Melalui unggahan di platform Weibo, dia membagikan gambar yang diklaim sebagai tampilan iPhone Ultra dalam balutan warna putih. Ponsel yang terlihat dalam gambar tersebut diduga merupakan unit tiruan.

Adapun iPhone Ultra saat ini dikabarkan telah memasuki tahap produksi massal. Pembocor lain, Instant Digital mengatakan warna putih sejauh ini menjadi satu-satunya pilihan warna yang telah terkonfirmasi untuk perangkat tersebut. Sementara itu, laporan Macworld yang mengutip sumber rantai pasokan menyebutkan bahwa pilihan warna kedua kemungkinan berupa biru indigo yang serupa dengan warna Deep Blue pada iPhone 17 Pro.

BACA JUGA:Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Desain Kamera Berubah Total dan Lebih Tipis?

Sumber yang sama menyebutkan Apple kemungkinan hanya menyediakan pilihan warna terbatas dibandingkan lini iPhone 18 Pro reguler dan tidak akan menawarkan warna-warna mencolok atau cerah.

Jurnalis Bloomberg Mark Gurman sebelumnya juga melaporkan bahwa Apple berencana mempertahankan warna tradisional seperti hitam atau abu-abu serta putih atau perak. Strategi tersebut dinilai mirip dengan peluncuran iPhone X pada 2017 yang hanya tersedia dalam dua pilihan warna, yakni Silver dan Space Gray.

Terbatasnya jumlah pilihan warna diduga berkaitan dengan volume produksi iPhone lipat yang diperkirakan masih rendah. Analis industri Ming-Chi Kuo sebelumnya memperingatkan bahwa hambatan manufaktur berpotensi membatasi pasokan perangkat setidaknya hingga akhir 2026. Penambahan lebih banyak varian warna juga dinilai dapat meningkatkan kompleksitas produksi serta biaya pada perangkat yang sudah memiliki proses produksi lebih rumit dibandingkan iPhone reguler.

Selain itu, dengan harga yang diperkirakan melebihi 2.000 dolar AS atau sekitar Rp35 juta, Apple disebut tidak memiliki banyak insentif untuk memperluas pilihan warna pada tahap awal peluncuran.

Konsumen di segmen premium yang menjadi sasaran pasar iPhone Ultra juga dinilai cenderung tidak menjadikan warna sebagai faktor utama dalam membeli produk.

iPhone Ultra akan hadir bersamaan dengan debut iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: