PASANG IKLAN ONLINE AGUSTUS

Akses Lebong–Curup Sempat Lumpuh Total Akibat Longsor di Tik Kuto

Akses Lebong–Curup Sempat Lumpuh Total Akibat Longsor di Tik Kuto

Akses Lebong–Curup Sempat Lumpuh Total Akibat Longsor di Tik Kuto--

LEBONG.RADARLEBONG.ID-Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, pada Sabtu (16/5/2026) sore menyebabkan terjadinya longsor di ruas jalan lintas Lebong–Rejang Lebong.

Bencana tersebut terjadi di Desa Tik Kuto, Kecamatan Rimbo Pengadang, tepatnya di Dusun I, dan sempat melumpuhkan arus transportasi warga dari dua arah.

Longsor yang membawa material berupa tanah, batu, kayu kecil, dan rerumputan itu menutupi hampir seluruh badan jalan.

Akibatnya, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas selama beberapa waktu. Antrean kendaraan dari arah Bioa Sengok menuju Muara Aman maupun dari arah sebaliknya pun tidak dapat dihindari. Sejumlah pengendara terlihat memilih berhenti dan menunggu hingga material longsor dibersihkan.

BACA JUGA:Jalan Lebong-Curup Baru Akan Mulus Menunggu Pinjaman Bank BJB

Peristiwa longsor tersebut terjadi setelah hujan turun cukup lama di kawasan Kecamatan Rimbo Pengadang dan sekitarnya.

Kondisi tanah yang labil diduga menjadi penyebab utama terjadinya longsor di titik tersebut. Jalan lintas Lebong–Rejang Lebong sendiri diketahui merupakan jalur penghubung penting yang setiap harinya ramai dilalui masyarakat untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga distribusi barang.

Di tengah kondisi darurat, warga sekitar menunjukkan aksi gotong royong dengan turun langsung ke lokasi untuk membersihkan material longsor secara manual.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, beberapa warga tampak menggunakan cangkul dan peralatan seadanya untuk membuka akses jalan agar kendaraan bisa kembali melintas. Upaya tersebut mendapat apresiasi dari para pengguna jalan yang sempat terjebak antrean panjang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong, Saprul, SE, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Rengki Anggara SH, membenarkan adanya kejadian longsor tersebut. Saat dikonfirmasi media pada Sabtu sore sekitar pukul 17.15 WIB, pihaknya mengaku baru menerima laporan dari lokasi kejadian dan segera melakukan koordinasi penanganan.

"Benar, kami baru mendapatkan informasi adanya longsor di wilayah Tik Kuto. Tim langsung melakukan koordinasi untuk penanganan di lapangan," ujar Rengki.

Tidak hanya BPBD, aparat kepolisian dari Polsek Rimbo Pengadang juga bergerak cepat menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi material longsor dan mengatur arus lalu lintas. Kapolsek Rimbo Pengadang Ipda Sunarto melalui Kanit Intel Aipda Edi Warman mengatakan anggota kepolisian diterjunkan segera setelah menerima laporan masyarakat.

"Longsor terjadi di Dusun I Desa Tik Kuto. Anggota sedang menuju lokasi untuk membantu penanganan dan memastikan arus lalu lintas tetap aman," kata Edi.

Berkat kerja sama antara warga dan aparat, akses jalan yang sempat lumpuh total perlahan mulai dapat dilalui kembali sekitar pukul 17.36 WIB. Kendaraan roda dua dan roda empat sudah bisa melintas meski harus bergantian dan dengan kecepatan rendah. Namun demikian, kondisi di lokasi masih dinilai berbahaya karena material longsor belum sepenuhnya dibersihkan dari badan jalan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: