4 Limbah Rumah Tangga yang Cocok jadi Pupuk Alami
Cangkang Telur Untuk Pupuk-tangkapan layar -
RADARLEBONG.ID - Memanfaatkan limbah rumah tangga sebagai pupuk alami bukan sekadar tren berkebun organik, melainkan praktik yang sudah lama dilakukan oleh para pekebun rumahan yang mengandalkan pengalaman lapangan dibanding teori semata.
Di banyak kebun kecil, terutama di lingkungan perumahan, bahan sederhana seperti air cucian beras, ampas teh, dan cangkang telur justru menjadi andalan untuk menjaga kesuburan tanaman tanpa harus membeli pupuk mahal.
Langkah ini tidak hanya menghemat biaya, tetapi juga membantu mengurangi sampah dapur yang setiap hari dihasilkan.
Salah satu contoh praktik nyata datang dari Yusnidar, ibu rumah tangga berusia 62 tahun yang telah lebih dari satu dekade menanam berbagai tanaman di kebun rumahnya di Godean.
BACA JUGA:6 OPD Akan Dilebur, Pemkab Lebong Tunggu Respon Pemprov Bengkulu
Ia merupakan pegiat kebun rumahan yang konsisten merawat tanaman buah dan bunga dengan bahan-bahan alami. Dalam wawancaranya, ia menyebutkan bahwa perawatan sederhana seperti penyiraman rutin dan pemanfaatan limbah dapur sering kali sudah cukup untuk menjaga tanaman tetap sehat dan produktif, bahkan tanpa ketergantungan pada pupuk kimia pabrikan.
1. Air Cucian Beras
Air cucian beras menjadi salah satu limbah dapur yang paling sering dimanfaatkan karena hampir setiap hari tersedia dan tidak membutuhkan pengolahan rumit sebelum digunakan. Cairan berwarna putih keruh ini mengandung sisa pati, vitamin B, serta sejumlah mineral mikro yang dapat membantu merangsang pertumbuhan akar dan mempercepat pembentukan daun baru, terutama pada fase vegetatif tanaman buah maupun tanaman hias.
Dalam wawancara, Yusnidar menyebutkan bahwa salah satu tips murah merawat tanaman, termasuk kelengkeng, adalah dengan memanfaatkan air beras yang dicampur limbah makanan seperti ampas teh dan kulit buah.
“Penyiraman aja yang cukup. Nanti bisa pakai air beras yang dicampur dengan limbah makanan, ampas teh, kulit buah, cangkang telur.” ujar Yusnidar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
