SMPN 12 Lebong Terdampak Banjir, Ujian TKA Terpaksa Dijadwal Ulang
Tampak siswa-siswi SMP N 1 Lebong Saat Serius mengikuti Ujian TKA di hari pertama ujian, Senin 6 April 2026.-foto :amri rakhmatullah/radarlebong-
LEBONG.RADARLEBONG.ID – Peristiwa bencana banjir yang melanda di Kabupaten Lebong tidak hanya merendam permukiman warga, namun juga berdampak langsung pada sektor pendidikan.
Salah satunya terlihat dari penundaan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 12 Lebong yang terpaksa ujian TKA nya dijadwalkan ulang akibat kondisi sekolah yang terkena banjir.
Awalnya jadwal ujian TKA berlangsung serentak pada Senin, 6 April 2026, di seluruh sekolah tingkat SMP di Kabupaten Lebong.
Tetapi dengan berdampak banjir, khusus SMPN 12 Lebong yang berlokasi di Kecamatan Uram jaya tetapnya di Desa Tangau tersebut, terpaksa pelaksanaan ujian TKA nya baru dapat dilakukan pada Selasa, 7 April 2026.
BACA JUGA:Jadwal TKA SD 2026 Lengkap dengan Sesinya, Ujian Sebentar Lagi!
Penundaan ini dilakukan setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong berkoordinasi dengan pihak terkait, mengingat kondisi bangunan sekolah yang belum memungkinkan untuk digunakan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lebong, Fakhrurrozi,S.Sos,M.Si, menyampaikan, untuk secara umum pelaksanaan TKA tetap berjalan sesuai dengan jadwal di sekolah lain. Hanya saja khusus SMPN 12 Lebong yang mengalami penundaan karena terdampak langsung oleh banjir.
Setelah kita lakukan monitoring keseluruh sekolah hanya terdapat satu sekolah yang tidak melaksanakan ujian TKA,dikarena sekolah tersebut berdampak banjir dan sekolah tersebut tidak memungkinkan untuk digunakan, jadi sekolah tersebut terpaksa kita tundakan ujian TKA nya dan akan mulai dilaksanakan pada hari selesa 7 April 2026.
“Kalau untuk sekolah lain tetap melaksanakan TKA sesuai dengan jadwal. Hanya SMPN 12 Lebong saja yang diundur karena kondisi bangunan sekolah terdampak banjir,” sampainya
Lanjut Fakhrurrozi, mengatakan, selain itu juga Disdikbud Kabupaten Lebong juga menemukan kendala dalam pelaksanaan TKA di sekolah lain. Saat melakukan monitoring, tim mendapati satu siswa di SMPN 1 Lebong tidak hadir pada hari pertama ujian.
Hal ini menjadi perhatian serius karena dapat merugikan siswa yang bersangkutan. dalam hal itu, kita sudah minta pihak sekolah menghadirkan siswa tersebut. Ini penting karena menyangkut masa depan siswa.
"Beda dengan SMPN 12 Lebong memang diundur secara keseluruhan, tapi kalau ini kasus individu,” katanya
Ditambahkan Fakhrurrozi, terkait siswa yang tidak hadir pada ujian TKA pertama ini, ia memperitahkan kepala sekolah nya untuk mencari tahu kenapa siswa tersebut tidak hadir mengikuti ujian TKA ini padahal ujian TKA ini adalah sangat penting untuk masa depan siswa tersebut untuk melanjutkan jejang pendidikan selanjutnya.
"Saya minta kepada pihak sekolah untuk segera untuk menjemput siswa tersebut, agar siswa tersebut bisa ikut ujian TKA, ujian TKA ini sangat penting bagi masa depan siswa tersebut," singkatnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
