Dinkes Pastikan Lebong Aman dari Campak, Warga Diminta Tidak Lengah
Dinkes Pastikan Lebong Aman dari Campak, Warga Diminta Tidak Lengah-foto :istock-
LEBONG.RADARLEBONG.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebong memastikan wilayah Kabupaten Lebong masih dalam kondisi aman dari penyebaran Campak sepanjang tahun 2025 hingga memasuki awal 2026.
Kepastian ini disampaikan setelah dilakukan serangkaian pemantauan intensif dan pengecekan langsung ke berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di daerah tersebut.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pengendalian penyakit menular. Tim dari Dinas Kesehatan turun langsung ke lapangan untuk memverifikasi laporan dari rumah sakit umum daerah (RSUD) serta seluruh puskesmas yang tersebar di Kabupaten Lebong. Hasilnya, hingga saat ini tidak ditemukan satu pun kasus campak yang terkonfirmasi.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebong, Rachman, SKM, M.Si, menjelaskan bahwa sistem pelaporan kesehatan di daerah tersebut berjalan secara rutin dan berlapis. Setiap fasilitas kesehatan diwajibkan menyampaikan laporan berkala terkait temuan kasus penyakit menular, termasuk campak. Selain itu, tenaga kesehatan juga aktif melakukan pemantauan di masyarakat guna memastikan tidak adanya gejala yang mengarah pada penyakit tersebut.
BACA JUGA:144 Peserta Bersaing Ikuti Tahapan CAT Seleksi Capaskibra Lebong 2026
"Pemantauan kami lakukan secara berkala, baik melalui laporan puskesmas, pengawasan tenaga kesehatan di lapangan, maupun pengecekan langsung. Dari seluruh proses tersebut, hingga kini belum ditemukan adanya kasus campak di Kabupaten Lebong," ujarnya.
Meski demikian, pihak Dinas Kesehatan menegaskan bahwa kondisi nihil kasus bukan berarti masyarakat boleh lengah. Pasalnya, di sejumlah wilayah lain di Indonesia saat ini tengah terjadi peningkatan kasus campak. Hal ini menjadi perhatian serius karena mobilitas masyarakat antar daerah berpotensi membawa risiko penyebaran penyakit.
"Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diimbau untuk tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Upaya ini meliputi menjaga kebersihan lingkungan, rajin mencuci tangan, serta memastikan asupan gizi yang cukup dan seimbang. Dengan daya tahan tubuh yang baik, risiko tertular penyakit menular seperti campak dapat diminimalkan," tambahnya.
Selain menjaga kesehatan secara umum, masyarakat juga diminta untuk lebih peka terhadap gejala awal penyakit campak. Gejala yang perlu diwaspadai antara lain demam tinggi, munculnya ruam merah pada kulit, batuk, pilek, serta mata merah dan berair. Jika mengalami gejala tersebut, warga diharapkan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat agar mendapatkan penanganan yang tepat.
Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong juga terus memperkuat koordinasi dengan seluruh fasilitas kesehatan untuk memastikan kesiapsiagaan tetap terjaga. Edukasi kepada masyarakat pun terus digencarkan, baik melalui tenaga kesehatan maupun berbagai kegiatan sosialisasi di lingkungan masyarakat.
"Ke depan, Dinas Kesehatan berharap kondisi bebas campak di Kabupaten Lebong dapat terus dipertahankan. Peran aktif masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga situasi ini tetap kondusif. Dengan disiplin menerapkan pola hidup sehat serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit menular, Kabupaten Lebong diharapkan tetap menjadi daerah yang aman dari ancaman campak," tutup Rachman.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
