Waspada Penyakit Usai Lebaran, Anak-anak Rentan Terserang Diare hingga ISPA
ilustrasi -foto :istock-
RADARLEBONG.ID-– Libur Lebaran yang diisi dengan silaturahmi, perjalanan mudik, serta konsumsi makanan khas berlemak kini mulai usai.
Seiring kembalinya aktivitas ke rutinitas normal, masyarakat justru dihadapkan pada fase transisi yang rentan memicu berbagai gangguan kesehatan.
Kondisi ini kerap terjadi akibat kelelahan, perubahan pola makan, hingga kurangnya waktu istirahat selama libur panjang.
Tak hanya itu, mobilitas tinggi dan interaksi dengan banyak orang juga meningkatkan risiko penularan penyakit, terutama pada anak-anak.
BACA JUGA:5 Manfaat Daun Sirsak Campur Madu, Ampuh Atasi Sakit Pinggang
Beberapa jenis penyakit bahkan tercatat paling sering muncul setelah Lebaran dan perlu diwaspadai oleh orang tua.
Diare Jadi Keluhan Paling Umum
Diare menjadi salah satu gangguan kesehatan yang paling sering terjadi, khususnya pada anak-anak. Penyebabnya beragam, mulai dari konsumsi makanan yang kurang higienis hingga kebiasaan tidak mencuci tangan sebelum makan.
Dokter spesialis anak, dr. Himawan Aulia Rahman, menjelaskan bahwa diare dapat dipicu oleh virus, bakteri, maupun parasit. Selain itu, faktor kebersihan juga berperan besar, baik dari segi lingkungan, air bersih, hingga sanitasi.
Sakit Perut Jangan Dianggap Sepele
Perubahan pola makan secara drastis selama Lebaran, terutama konsumsi makanan bersantan dan berlemak, dapat memicu sakit perut. Meski sering dianggap ringan, kondisi ini perlu diwaspadai jika berlangsung lebih dari dua jam, disertai kembung hebat atau muntah berwarna tidak normal.
Muntah Sering Berkaitan dengan Penyakit Lain
Muntah yang dialami anak setelah Lebaran biasanya tidak berdiri sendiri. Kondisi ini bisa berkaitan dengan diare, gangguan lambung, hingga infeksi saluran pernapasan. Faktor kelelahan dan perubahan jadwal makan juga turut memicu kondisi ini.
Sembelit Akibat Perjalanan Jauh
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
