PASANG IKLAN ONLINE AGUSTUS

Review TVS Ronin: Alasan Memilih Motor Retro Modern untuk Touring

Review TVS Ronin: Alasan Memilih Motor Retro Modern untuk Touring

Review TVS Ronin: Alasan Memilih Motor Retro Modern untuk Touring--

RADARLEBONG.ID-Review lengkap TVS Ronin 225cc: spesifikasi mesin, fitur digital, konsumsi BBM, kelebihan touring, suspensi upside down, dual ABS, serta perbandingan dengan Yamaha XSR 155 dan Kawasaki W175.

Profil dan Popularitas TVS Ronin di Segmen Motor Retro Modern

TVS Ronin merupakan motor bergaya modern retro atau new retro sport yang memadukan desain klasik dengan teknologi modern. Motor ini masuk dalam kategori naked bike dengan sentuhan retro, sehingga menawarkan tampilan klasik tetapi tetap dilengkapi fitur digital dan teknologi terkini. Di pasar Indonesia, Ronin bersaing dengan motor sekelas seperti Kawasaki W175 dan Yamaha XSR 155 yang juga mengusung konsep serupa.

TVS sendiri adalah produsen sepeda motor asal India yang termasuk salah satu produsen terbesar di dunia dari sisi produksi. Perusahaan ini juga dikenal karena kerja samanya dengan BMW Motorrad dalam pengembangan dan produksi beberapa model motor, termasuk BMW G310 GS dan BMW G310 R. Hal tersebut menunjukkan bahwa teknologi dan kualitas produksi TVS tidak dapat dianggap remeh dalam industri otomotif global.

BACA JUGA:Peluncuran Motor Listrik Terbaru dari TAILG Indonesia: Spesifikasi T61L, F5L, R71, King, dan GF80L Pro

Motor ini dirancang untuk pengendara yang menginginkan sensasi berkendara motor manual dengan karakter touring yang nyaman. Dibandingkan motor matic besar seperti NMAX, PCX, atau ADV, motor manual seperti Ronin memberikan kontrol lebih baik saat melibas tanjakan maupun turunan karena adanya engine brake dan pengaturan gigi yang lebih fleksibel.

Spesifikasi Mesin TVS Ronin 225cc

Konfigurasi Mesin dan Sistem Pendingin

TVS Ronin dibekali mesin satu silinder dengan konfigurasi 4-stroke SOHC 4 valve yang memiliki kapasitas sekitar 225,9 cc. Mesin ini menggunakan sistem pendingin oil cooling yang lebih sederhana dibandingkan sistem pendingin cair. Dengan sistem ini, struktur mesin menjadi lebih simpel sehingga perawatan lebih mudah dilakukan.

Mesin dengan pendingin oli juga tidak memerlukan komponen tambahan seperti radiator atau jalur pendingin air yang kompleks. Meskipun demikian, penggunaan oli pada mesin jenis ini biasanya lebih banyak dibandingkan mesin berpendingin cair.

Tenaga dan Torsi Mesin

Motor ini mampu menghasilkan tenaga sekitar 15 kW atau sekitar 20,4 PS pada 7.750 rpm. Sementara itu, torsinya mencapai hampir 20 Nm pada 3.750 rpm.

Torsi yang muncul pada putaran mesin rendah menjadi salah satu karakter utama Ronin. Hal ini membuat motor terasa kuat sejak rpm bawah sehingga sangat cocok digunakan untuk kondisi stop and go di perkotaan maupun saat melewati tanjakan saat touring.

Sistem Transmisi dan Kopling

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: