Harga Emas Antam Naik Rp40.000 per Gram Hari Ini
Harga Emas Antam Naik Rp40.000 per Gram Hari Ini-foto :tangkapan layar/youtube-
RADARLEBONG.ID-Harga emas Antam hari ini, Selasa 24 Februari 2026 naik Rp40.000 per gram menjadi Rp3.680.000, didorong kenaikan harga emas dunia yang menguat 4 hari berturut-turut hingga level tertinggi tiga pekan terakhir.
Pergerakan Harga Emas Antam di Pasar Domestik
Harga emas batangan logam mulia produksi mengalami penguatan signifikan pada perdagangan hari ini. Emas Antam tercatat berada di level Rp3.680.000 per gram, naik Rp40.000 dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya.
Kenaikan ini mencerminkan respons pasar domestik terhadap sentimen global yang masih positif terhadap komoditas emas.
Harga Buyback Emas Antam Terbaru
Selain harga jual, nilai pembelian kembali atau buyback emas Antam juga menjadi perhatian pelaku pasar. Hari ini, harga buyback ditetapkan di level Rp2.854.000 per gram. Level buyback ini penting bagi investor emas fisik karena menjadi acuan nilai likuidasi saat emas dijual kembali ke Antam.
Pengaruh Harga Emas Dunia terhadap Emas Antam
Kenaikan harga emas Antam tidak terlepas dari penguatan harga emas dunia. Pada penutupan perdagangan terakhir, harga emas global kembali berada di zona hijau dengan kenaikan sebesar 2,48 persen ke level 5.236 per ons. Capaian ini merupakan harga tertinggi dalam sekitar tiga pekan terakhir, sejak akhir Januari.
Tren Kenaikan Emas Global Empat Hari Berturut-turut
Selama empat hari perdagangan beruntun, harga emas dunia mencatatkan kenaikan kumulatif sebesar 7,31 persen. Tren positif yang berkelanjutan ini memberikan sentimen kuat bagi pasar emas domestik, termasuk emas Antam, karena pergerakan harga lokal sangat dipengaruhi oleh fluktuasi harga global dan nilai tukar.
Dampak Sentimen Pasar terhadap Investasi Emas
Penguatan harga emas dunia yang konsisten mendorong minat investor terhadap aset safe haven seperti emas. Kondisi ini tercermin pada kenaikan harga emas Antam di pasar domestik, yang sering dimanfaatkan masyarakat sebagai instrumen lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
