Lenovo Legion Go 2 Review: Pengalaman Gaming Premium dengan Tiga Mode Bermain Inovatif
Lenovo Legion Go 2 Review: Pengalaman Gaming Premium dengan Tiga Mode Bermain Inovatif-foto :tangkapan layar/youtube-
RADARLEBONG.ID-Review lengkap Lenovo Legion Go 2 dengan layar OLED 8,8 inci, AMD Ryzen Z2 Extreme, tiga mode bermain inovatif, performa gaming premium, baterai awet, sistem pendinginan senyap, dan harga kompetitif di Indonesia.
Desain Premium dan Konstruksi Body Kokoh
Material Solid dengan Sentuhan Metal dan Plastik Berkualitas
Lenovo Legion Go 2 menghadirkan kualitas build yang sangat impresif dengan perpaduan material plastik dan metal premium. Seluruh bagian bodinya terasa solid, tanpa fleks atau bunyi berdecit saat ditekan.
BACA JUGA:Legion G9 Ubah Lenovo Legion Tab 4 Jadi Konsol Gaming Handheld Bertenaga Tinggi
Permukaan matte memberikan kesan elegan, meskipun sedikit mudah terkena noda, namun tetap mudah dibersihkan. Bagian belakang controller dilengkapi tekstur khusus yang meningkatkan grip, sehingga tetap nyaman digunakan dalam sesi gaming panjang.
Stand Terintegrasi untuk Fleksibilitas Maksimal
Keberadaan stand berbahan metal yang terintegrasi menjadi nilai tambah besar. Stand ini memudahkan pengguna untuk menyesuaikan sudut pandang layar, terutama saat menggunakan mode detachable. Mekanisme buka-tutupnya sederhana dan kokoh, mendukung ergonomi dalam berbagai skenario penggunaan.
Bobot dan Ergonomi dalam Penggunaan Lama
Dengan bobot sekitar 920 gram, Lenovo Legion Go 2 tergolong cukup berat. Namun, bobot ini sebanding dengan ukuran layar besar, material solid, serta sistem controller yang dapat dilepas. Dalam penggunaan handheld jangka panjang, sebagian pengguna mungkin merasakan kelelahan, namun mode detachable menawarkan solusi ergonomis yang jauh lebih nyaman.
Tiga Mode Bermain yang Memberikan Pengalaman Unik
Detachable Mode: Kenyamanan Bermain Tanpa Batas
Mode detachable memungkinkan kedua controller dilepas dan digunakan secara terpisah. Proses pelepasannya cukup mudah dan aman, dengan mekanisme pengunci yang solid. Setiap controller memiliki baterai internal yang dapat diisi ulang melalui port USB tersembunyi. Daya tahan baterai controller sangat baik, dengan konsumsi sekitar 15 persen dalam penggunaan dua jam.
FPS Mode: Sensasi Mouse dan Keyboard Tanpa Aksesori Tambahan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
