PASANG IKLAN ONLINE AGUSTUS

Harga Bekas Anjlok Parah, Wuling Air EV Baru Jadi Kurang Laku di Pasar Indonesia

Harga Bekas Anjlok Parah, Wuling Air EV Baru Jadi Kurang Laku di Pasar Indonesia

Harga Bekas Anjlok Parah, Wuling Air EV Baru Jadi Kurang Laku di Pasar Indonesia-foto :tangkapan layar/youtube-

RADARLEBONG.ID-Analisis lengkap harga bekas Wuling Air EV yang anjlok parah, dampaknya terhadap penjualan mobil listrik baru, faktor depresiasi EV di Indonesia, serta alasan Air EV lebih masuk akal dibeli dalam kondisi bekas.

Fenomena Harga Jual Kembali Mobil Listrik di Indonesia

Mobil listrik atau EV menjadi satu-satunya segmen kendaraan yang hingga saat ini belum memiliki kepastian harga jual kembali.

Nilai resale EV sangat bergantung pada kondisi kesehatan baterai atau State of Health (SOH). Seiring bertambahnya usia pemakaian, meskipun jarak tempuh masih rendah, nilai baterai akan terus menurun dan berdampak langsung pada harga jual mobil secara keseluruhan.

BACA JUGA: Wuling 560 Tawarkan Kenyamanan Jok Belakang Terbaik di Kelas SUV Terjangkau

Perilaku Konsumen Indonesia yang Sensitif terhadap Harga Bekas

Sebagian besar konsumen Indonesia mempertimbangkan harga jual kembali sebelum membeli mobil baru. Faktor ini berkaitan erat dengan kondisi ekonomi yang tidak selalu stabil, sehingga kendaraan sering dipandang sebagai aset yang sewaktu-waktu dapat dijual kembali. Pola pikir ini membuat harga bekas memiliki peran krusial dalam menentukan laku atau tidaknya sebuah mobil di pasar.

 Dampak Harga Bekas Anjlok pada Mobil Non-EV

Fenomena harga bekas jatuh bukan hal baru di industri otomotif Indonesia. Beberapa model mobil non-EV seperti Nissan X-Trail, Nissan Grand Livina, dan Nissan Serena mengalami depresiasi signifikan hanya dalam beberapa tahun pemakaian. Kondisi ini terbukti memengaruhi penjualan unit baru yang cenderung sulit berkembang.

 Wuling Air EV sebagai EV dengan Depresiasi Paling Signifikan

 Harga Awal Peluncuran Wuling Air EV

Wuling Air EV pertama kali diluncurkan pada tahun 2022 dengan harga sekitar Rp238 juta untuk varian short range dan Rp295 juta untuk varian long range. Saat itu, Air EV menjadi mobil listrik termurah di Indonesia dan langsung menarik perhatian pasar dengan jumlah SPK yang tinggi.

 Penurunan Harga Bekas dalam Waktu Singkat

Dalam kurun waktu kurang dari dua tahun, harga Wuling Air EV bekas mengalami penurunan drastis. Memasuki tahun 2024 hingga awal 2025, depresiasi harga telah melampaui 50%. Pada awal 2026, unit Air EV tahun 2022 varian short range bahkan sudah dapat ditemukan dengan harga di bawah Rp100 juta.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: