Bisakah Mobil Listrik Menerobos Banjir? Risiko, Batas Aman, dan Hal yang Wajib Diperhatikan
Bisakah Mobil Listrik Menerobos Banjir? Risiko, Batas Aman, dan Hal yang Wajib Diperhatikan-foto :tangkapan layar/youtube-
RADARLEBONG.ID-Mobil listrik dan banjir menjadi perhatian di musim hujan. Ketahui risiko, batas rendam air, kecepatan aman, mode berkendara, serta tips aman menerobos genangan untuk menjaga keselamatan dan kondisi mobil listri
Kondisi Jalan Tergenang dan Tantangan bagi Pengguna Mobil Listrik
Hujan deras pada musim penghujan kerap menyebabkan genangan air hingga banjir di sejumlah ruas jalan. Situasi ini menempatkan pengendara mobil pada posisi dilematis, antara tetap melaju atau mencari rute alternatif yang lebih aman.
Tantangan tersebut menjadi lebih krusial bagi pengguna mobil listrik karena kendaraan berbasis baterai memiliki sistem kelistrikan tegangan tinggi yang sering kali dianggap lebih rentan terhadap air.
BACA JUGA:Wuling E100 2026, Mobil Listrik Mini Murah dengan Jarak Tempuh hingga 220 Km
Sistem Kelistrikan Mobil Listrik dan Standar Ketahanan Air
Mobil listrik dirancang dengan sistem kelistrikan bertegangan tinggi yang dilindungi oleh standar ketahanan air tertentu dari pabrikan. Perlindungan ini mencakup baterai dan komponen kelistrikan utama agar tetap aman saat terkena cipratan atau genangan ringan. Namun, standar ketahanan air tersebut tidak berarti mobil listrik dapat digunakan secara bebas untuk menerobos banjir tanpa mempertimbangkan risiko kerusakan.
Pentingnya Memperkirakan Kedalaman Genangan Air
Salah satu faktor paling menentukan saat menghadapi jalan tergenang adalah kedalaman air. Pengemudi perlu memastikan bahwa tinggi genangan tidak melebihi bagian bawah kendaraan. Risiko meningkat signifikan apabila air mencapai area motor listrik atau baterai, karena kondisi tersebut dapat memicu gangguan pada sistem kelistrikan dan menurunkan keselamatan berkendara.
Risiko Kerusakan Sistem Kelistrikan Akibat Banjir
Mengemudi di genangan air yang terlalu dalam berpotensi menyebabkan kerusakan serius pada sistem kelistrikan mobil listrik. Air yang masuk ke komponen sensitif dapat mengganggu fungsi kendaraan, memicu kerusakan permanen, dan berujung pada biaya perbaikan yang tinggi. Risiko ini menjadikan kehati-hatian sebagai aspek utama saat memutuskan untuk melintas di jalan banjir.
Penggunaan Mode Berkendara yang Tepat Saat Banjir
Beberapa mobil listrik telah dilengkapi dengan mode berkendara khusus untuk kondisi ekstrem, termasuk jalan licin dan tergenang air. Mode seperti offroad atau mode cuaca buruk dirancang untuk menyesuaikan sistem penggerak dan pengendalian traksi agar kendaraan lebih stabil. Mengaktifkan mode ini membantu meningkatkan kontrol dan mengurangi risiko selip saat melewati genangan.
Pengaturan Kecepatan Aman di Jalan Tergenang
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
