PASANG IKLAN ONLINE AGUSTUS

Isuzu Panther: Alasan Kuat Mengapa Versi “Reborn” Tak Pernah Terwujud

Isuzu Panther: Alasan Kuat Mengapa Versi “Reborn” Tak Pernah Terwujud

Isuzu Panther: Alasan Kuat Mengapa Versi “Reborn” Tak Pernah Terwujud-foto :tangkapan layar/youtube-

RADARLEBONG.ID- Isuzu Panther dikenal luas sebagai mobil diesel yang irit bahan bakar, mudah dirawat, dan sangat tangguh untuk berbagai kondisi jalan di Indonesia.

Karakter mesin yang awet dan bandel membuat Panther menjadi simbol mobil keluarga diesel yang bisa diajak ke mana saja tanpa banyak kompromi.

Pada varian turbo, performanya tergolong bertenaga, sementara desain eksteriornya tampil gagah dan cenderung timeless, bahkan ketika tren otomotif mulai bergeser ke arah kendaraan modern berbasis bensin dan hybrid.

Penghentian Produksi Isuzu Panther dan Regulasi Emisi Euro 4

BACA JUGA:Isuzu Panther , Mobil Diesel Anti Rusak dan Harga Bekas Stabil

Keputusan Isuzu menghentikan produksi Panther pada 2020, yang diumumkan resmi pada 2021, berkaitan langsung dengan regulasi emisi Euro 4.

Mesin Panther tidak mampu memenuhi standar emisi terbaru tersebut. Isuzu yang terlalu lama bertahan dengan mesin lama yang sudah terbukti awet akhirnya tertinggal dalam pengembangan teknologi mesin ramah lingkungan, sehingga Panther tidak lagi relevan secara regulasi.

Keterlambatan Inovasi Mesin Diesel Panther

Ketergantungan pada reputasi mesin yang tangguh membuat Isuzu kurang agresif dalam berinovasi. Akibatnya, pengembangan mesin Panther tertinggal jauh dibandingkan kompetitor. Ketika standar emisi semakin ketat, Isuzu tidak memiliki mesin diesel modern berkapasitas kecil yang siap digunakan untuk MPV keluarga seperti Panther.

Identitas Isuzu sebagai Merek Kendaraan Niaga

Secara fundamental, Isuzu identik dengan kendaraan niaga, bukan mobil penumpang pribadi. Citra ini berdampak langsung pada penjualan Panther di akhir masa hidupnya yang cenderung menurun drastis. Dengan posisi merek yang kuat di segmen komersial, membangkitkan kembali Panther sebagai MPV keluarga menjadi langkah yang berisiko tinggi dari sisi bisnis.

Tantangan Investasi Besar untuk Panther Reborn

Menghidupkan kembali Panther membutuhkan investasi sangat besar, terutama pada pengembangan mesin baru. Opsi menggunakan mesin diesel modern milik Isuzu pun tidak realistis, karena mesin seperti 4JJ1 berkapasitas 3.0 liter terlalu besar dan mahal untuk segmen MPV keluarga. Menciptakan mesin baru khusus Panther akan memerlukan biaya riset dan pengembangan yang tidak sebanding dengan potensi pasar.

Absennya Mesin Diesel Kecil Modern di Lineup Isuzu

Isuzu tidak memiliki mesin diesel kecil modern yang sesuai untuk kebutuhan mobil keluarga. Fokus mereka selama ini berada pada mesin diesel berkapasitas besar untuk kendaraan niaga dan industri. Kondisi ini membuat Panther kehilangan fondasi teknis untuk berevolusi ke generasi baru yang sesuai dengan tuntutan zaman.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: