PASANG IKLAN ONLINE AGUSTUS

Kurangi Ketergantungan Dana Transfer Pemerintah Pusat, Bupati Azhari: Inovasi Garap Potensi

Kurangi Ketergantungan Dana Transfer Pemerintah Pusat, Bupati Azhari: Inovasi Garap Potensi

Kurangi Ketergantungan Dana Transfer Pemerintah Pusat, Bupati Azhari: Inovasi Garap Potensi -foto :amri rakhmatullah/radarlebong-

LEBONG.RADARLEBONG.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong upayakan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus digenjot. Salah satu langkahnya meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Lebong untuk segera memetakan potensi PAD baru, yang selama ini belum tergarap secara optimal.

Bupati Lebong, H. Azhari, SH, MH, mengatakan, bahwa ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat harus mulai dikurangi dengan memperkuat sumber-sumber pendapatan daerah yang lebih mandiri.

Menurutnya, setiap OPD memiliki peran strategis dalam menggali potensi PAD sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Mulai dari sektor pariwisata, pertanian, perdagangan, hingga jasa layanan publik dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi sumber pendapatan baru.

“Jangan kita terlalu hanya bergantung pada sumber PAD yang itu-itu saja. Maka dari itu Kita harus berani melakukan inovasi dan melihat peluang yang ada di daerah kita sendiri," kata Bupati Azhari.

Lanjut Bupati Azhari, menyampaikan, sangat pentingnya pendataan yang akurat dan komprehensif terhadap potensi yang dimiliki daerah. 

Dengan pemetaan yang jelas, pemerintah dapat menentukan langkah strategis untuk mengoptimalkan pendapatan, termasuk melalui regulasi dan peningkatan pelayanan.

Tak hanya itu, ia juga meminta OPD untuk memperkuat koordinasi lintas sektor agar pengelolaan potensi PAD dapat berjalan efektif. Karena ia menilai, selama ini masih terdapat potensi yang belum tergarap maksimal akibat kurangnya sinergi antar instansi.

“Kalau kita bekerja sendiri-sendiri, hasilnya tidak akan maksimal. Makanya perlu ada kolaborasi agar potensi yang ada bisa benar-benar memberikan kontribusi nyata bagi daerah," sampainya.

Lebih jauh Bupati Azhari, menjelaskan, pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan PAD, termasuk digitalisasi sistem pembayaran dan pendataan, dalam hal ini dinilai sangat penting untuk meningkatkan transparansi serta meminimalisir kebocoran pendapatan.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menciptakan tata kelola keuangan yang lebih akuntabel dan modern. 

"Dengan sistem yang lebih tertata, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan daerah juga semakin meningkat," jelasnya.

Ditambahkan Bupati Azhari, ia juga mengingatkan agar peningkatan PAD tidak membebani masyarakat. Ia menegaskan bahwa kebijakan yang diambil harus tetap memperhatikan kondisi ekonomi warga serta tidak menimbulkan dampak negatif bagi pelaku usaha.

“Kita ingin PAD meningkat, tetapi masyarakat juga harus tetap terlindungi. Prinsip keadilan harus tetap dijaga," singkatnya. 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: